Tentang A-Z Terkait Seminar Yang Perlu Anda Ketahui

Informasi yang berisi A-Z Terkait Seminar tentunya tidak boleh dilewatkan oleh semua orang terutama yang memang infgin menggelar acara seminar. Pasalnya hampir semua orang pastinya akan pernah menghadiri seminar. Selain itu, kebanyakan penyelenggara kebingungan akan apa yang harus dipersiapkan dalam seminar yang digelarnya. Maka dari itulah menyimak informasi mengenai A-Z pembahasan lengkap terkait seminar ini  harus disimak dengan baik. Dijamin setelah mengetahui informasi ini tidak akan kebingungan lagi mengenai seminar itu apa dan dapat membedakan dengan acara lainnya yang hampir mirip dengan seminar ini.

www.pexels.com

Informasi Umum A-Z Terkait Seminar

informasi mengenai A-Z pembahasan lengkap terkait seminar pertama yang harus Anda simak adalah mengenai informasi umumnya yakni mengenai pengertian seminar, pembahasan yang dilakukan hingga fungsi dari acara  tersebut digelar. Infomasi ini merupakan infomasi dasar yang harus diketahui terlebih dahulu sebelum membahas hal lainnya. Berikut adalah informasi umum mengenai A-Z pembahasan lengkap terkait seminar tersebut:

  1. Pengertian

Secara umum, pengertian dari seminar ini merupakan pertemuan yang dilakukan beberapa orang dalam sebuah kelompok untuk membahas sebuah masalah lalu memberikan solusi yang sifatnya ilmiah. Pengertian lain dari seminar ini merupakan sebuah pertemuan yang segaja digelar dimana seorang ahli ataupun peneliti mengungkapkan karya ilmiah yang dipunyai kepada audience sebagai peserta.

  1. Pembahasan dalam Seminar

Dalam seminar, pembahasan yang akan dilakukan biasanya adalah mengenai sebuah kertas kerja ataupun makalah yang akan dibahas oleh beberapa pembicara sebagai ahli yang mengerti   pembahasan yang diinginkan. Makalah atau kerta kerja yang dibahas dalam seminar ini merupakan hal yang telah dipersiapkan dan disusun terlebih dahulu oleh para pembicara yang mana tema bahasannya ini wajib disesuaikan sebelumnya dengan panitia penyelenggara seminar ini.  Nantinya, inti pokok pembahasan yang ditentukan sebelumnya akan dibahas secara tuntas oleh pembicara seminar yang bersifat teoritis. Tidak menutup kemungkinan apabila masalah yang menjadi bahasan ini merupakan masalah yang luas maka akan terbagi dengan beberapa sub bahasan pokol. Oleh karena pembahasan yang ada dalam seminar ini bersifat ilmiah, maka pembahasannya akan perlu waktu yang lama. Maka dari itulah pembicara harus pandai-pandai mengendalikan waktu dan jangan sampai membahas topik diluar pokok bahasan yang ditentukan.  Hindari pula untuk membahas hal-hal tidak terlalu penting dalam seminar ini.

www.pexels.com

  1. Fungsi Seminar

Fungsi dari seminar ini digelar ada banyak tentunya. Salah satunya adalah seminar ini berfungsi guna penyampaikan sebuah gagasan atau ide baru kepada audience sebagai peserta seminar yang tujuannya supaya para peserta mendapatkan ilmu baru. Diharapkan para peserta yang telah  mengikuti seminar trsebut dalam mengembangkan lagi ilmunya untuk menyelesaikan berbagai masalah. Selain itu, fungsi dari seminar juga dibutuhkan untuk mempersatukan kelompok kecil guna melakukan pertemuan berkali-kali berfokus pada pokok bahasan yang ditentukan. Dengan mengikuti seminar, secara otomatis pengetahuan teknis seseorang akan berkembang yang mana hal ini adalah fungsi berikutnya.  

Seperti Apa Susunan Acara A-Z Terkait Seminar ?

Sesudah mengetahui mengenai infomasi umum terkait seminar ini, selanjutnya Anda harus mengetahui informasi susunan acara A-Z pembahasan lengkapnya. Informasi yang satu ini sangatlah penting  bagi yang hendak menggelar acara seminar karena sebagai acuan membuat rundown acara tersebut. Ini dia infomasi susunan acara A-Z terkait seminar yang harus Anda ketahui;

  1. Registrasi Peserta Seminar

Susunan acara pada seminar ini pertama kali adalah registrasi peserta.  Para peserta seminar harus melakukan registrasi alias pendaftaran pada panitia penyelenggara seminar. Tujuan dari hal ini dilakukan adalah untuk pendokumentasian jumlah peserta yanghadir. Selain itu tujuan lainnya hal ini dilakukan adalah untuk mengukur keberhasilan promosi maupun publikasi yang dilakukan para penitia. Apabila promosi dan publikasi seminar yang dilakukan panitia baik, pastinya peserta yang melakukan registrasi juga akan banyak jumlahnya.

www.pexels.com

  1. Pembukaan

Pada pembukaan seminar, akan diawali oleh  MC ataupun moderator tergantung nantinya kebijakan panitia yang dilakukan.  Setelah itu, nantinya ketua panitia penyelenggara akan menyampaikan pidato singkat mengenai hal-hal yang terkait  dalam pelaksanaan seminar. Barulah setelah itu, biasanya akan dibuka pula oleh pimpinan institusi penyelenggara ataupun para pimpinan yang terkait.

  1. Acara Inti

Acara inti seminar akan dipandu oleh moderator. Para penyaji hanya akan menyajikan makalah yang dipunyai dengan dipimpin moderator. Keberjalanan seminar pada acara inti ini akan didokumentasikan oleh notulis dengan dibentuknya beberapa notulensi seminar.  Kelancaran acara inti akan berada didalam arahan bidang acara yang dibentuk panitia penyelengara dan nantinya akan dipantau langsung ketua acara seminar. Pada acara inti ini ada mekanisme pelaksanaan seminar yang haru Anda ketahui. Berikut adalah mekanismenya:

    1. Pembukaan  seminar dilakukan oleh moderator. Setelah itu moderator akan menyajikan latar belakang diadakannya seminar barulah diperkenalkan penyaji yang hadir.
    2. Waktu dan tempat oleh moderator akan diberikan oleh penyaji untuk menyampaikan materi yang telah dipersiapkan sesuai tema seminar.
    3. Penyaji menyampaikan materi yang dipersiapkan dalam waktu yang ditentukan panitia penyelenggara seminar.
    4. Sesudah penyaji selesai menyajikan materi, barulah moderator akan mengambil alih waktu dan tempat.
    5. Moderator lalu menyerahkan kesempatan penyajian materi berikutnya kepada penyaji lainnya. Barulah setelah selesai diambil alih kembali kepada moderator agar bisa melanjutkan memandu seminar.
    6. Pembukaan sesi tanya jawab oleh moderator kepada para peserta. Disini peserta bisa memberikan saran, kriitik dan pendapatnya terkait materi yang dibahas.
    7. Moderator kembali memberikan kesempatan kepada penyaji setelah pertanyaan, sarana atau kritik disampaikan peserta. Disini penyaji akan menjawab atau menanggapi apa yang disampaikan peserta seminar tersebut. Barulah waktu dan tempat diambil kembali oleh moderator.
    8. Selanjutnya moderator akan menyimpulkan hasil dari seminar yang berlangsung. Moderator akan melanjutkan dengan mengakhiri kegiatan seminar tersebut Disini, moderator akan dibantu ole notulis yang mendokumentasikan keberjalanan acara inti.
  1. Penutup

Setelah acara inti selesai digelar maka akan diakhiri dengan penutupan. Biasanya pada penutupan seminar ini akan dilakukan serah terima hasil seminar. Setelah itu ketua panitia juga akan menyampaikan laporannya diikuti dengan penutupan seara resmi  bisa oleh ketua panitia ataupun mengundang kembali pempinan institusi penyelenggara seminar tersebut.

Siapa Saja Pihak yang Terlibat dalam Seminar

Seminar adalah acara yang bertujuan untuk memecahkan masalah secara ilmiah. Maka dari itulah seminar ini sering digelar oleh para akademis. Nah, dalam seminar ini ada beberapa pihak yang terlibat secara langsung. Semua pihak inilah yang membuat seminar berjalan dengan lanjar. Berikut infomasi pembahasan lengkap A-Z terkait seminar.

  1. Penyaji

Penyaji sering disebut sebagai pemateri. Penyaji umumnya didatangkan secara sengaja oleh panitia penyelenggara seminar  untuk memberikan materi ataupun arahan tentang seminar. Penyaji ini adalah seseorang yang betul-betul ahli dalam bidangnya masing-masng.  Penyaji ini akan ditentukan terlebih dahulu sebelum susunan seminar dibuat karena susuanan seminar tersebut tergantung dengan penyajinya. Penyaji dalam seminar haruslah mampu mengendalikan dirinya dengan baik. Hal ini dikarenakan terkadang para penyaji banyak yang tidak bisa mengendalikan dirinya dengan baik sehingga banyak menghabiskan waktu secara sia-sia.

  1. Moderator

Moderator tugasnya sebagai pemandu jalannya seminar. Peran moderator dalam seminar ini sangatlah penting karena apabila moderator tidak bisa mengendalikan jalannya acara, akan membuat seminar ini berjalan tidak lancar. Maka dari itulah moderator harusnya mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam tema yang diusung seminar. Seharusnya moderator ini adalah orang yang senior pada tema yang ditentukan. Pasalnya penguasaan materi yang dipunyai moderator senior dalam tema tersebut pastinya mampu membuat jalannya seminar lancar dan terkontrol dengan baik. Moderator dalam seminar mempunyai tugas dan fungsi yang harus Anda ketahui. Berikut adalah tugas dan fungsi moderator seminar:

    1. Tugas Moderator
      • Menjelaskan maksud beserta tujuan diadakannya seminar.
      • Memberikan jaminan seminar akan berlangsung secara tertib dan teratur.
      • Moderator juga memberikan anjuran beserta ajakan para peserta untuk berpartisipasi aktif dan mengambil peran dalam keberjalanan seminar.
      • Moderator juga bertugas untuk merumuskan kesimpulan dari pembicaraan yang berlangsung. Nantinya akan disusun beberapa kesimpulan kesepakatan yang telah sukses dirumuskan dalam seminar.
      • Tugas terakhir moderator adalah mempersiapkan laporan.
    2. Fungsi Moderator
      • Fungsi pertama moderator adalah sebagai pengarah. Moderator wajib memberikan arahan dalam seminar agar dapat mencapai tujuan yang ingin dituju. Moderator harus menjaga dan mengarahkan agar seminar tidak melenceng dari tujuan yang ditetapkan.  Maka dari itulah moderator harus mempunyai konsep solutif atau pemecah masalah. Ia juga harus siap banding dengan para peserta seminar yang ada.
      • Moderator mempunyai fungsi kedua sebagai pemantul. Maksudnya adalah moderator bisa meneruskan pembicaraan dari satu peserta ke peserta lainnya. Maka dari itulah moderator wajib mengambil pokok bahasan setiap pembicaraan yang dilakukan. Moderator mempunyai kewenangan tidak meneruskan pertanyaan seseorang kepada yang lainnya apabila dirasa belum jelas. Namun, moderator akan menanyakan pertanyaan tersebu kepada perserta yang bertanya terlebih dahulu.
      • Sebagai penengah. Moderator juga berfungsi sebagai penengah apabila muncul ketegangan selama keberjalanan seminar.  Disini moderator harus benar-benar cakap dalam menghentikan ketegangan yang berlangsung. Sifat keadilan dan tidak berat sebelah pihak harus dipunyai moderator dalam fungsinya yang satu ini.
      • Fungsi keempat dari moderator adalah sebagai pencari jalan. Apabila selama keberjalanan seminar teryata tersendat maka moderator harus segera mencari jalan keluar agar seminar tidak macet atau tersendat lagi. Bila perlu, moderator akan meminta bantuan peserta yang memang pandai berinisiatif. Selain itu moderator juga harus mampu secara cepat mengembalikan kembali seminar pada tujuan awal yang telah ditetapkan apabila memang terjadi penyelewengan pembicaraan.
      • Moderator juga mempunyai fungsi sebagai pembeli semangat. Tidak menutup kemungkinan seminar akan berjalan dengan dingin atau tidak bergairah karena peserta yang pasif.  Maka dari itulah moderator harus cakap dan pandai-pandai membangkitkan kembali semangat dari para peserta. Cara yang bisa digunakan adalah memberikan rangsangan berbentuk anekdot. Mengutarakan hal-hal aneh ataupun mencolok dengan tujuan membangkitkan kembali perhatian peserta.
      • Fungsi keenam moderator adalah sebagai penentu  keputusan dan penyimpul. Moderator harus mampu menyimpulkan semua pembicaraan yang ada dalam seminar. Apabila perlu dengan sebuah keputusan jika memang sudah cukup memberikan petunjuk mengenai apa ksimpulan yang dicapai.
  1. Peserta Seminar

Audience sebagai peserta seminar ini biasanya dibatas pada jumlah tertentu. Biasanya para peserta seminar ini akan diberikan tas seminar dari penyelenggara. Perlu diketahui bahwa peserta ini merupakan pihak yang wajib ada dalam sebuah seminar. Peserta ini umumnya akan menjadi penyegar dan memberikan tanggapan akan apa yang disampaikan oleh penyaji. Dinamika dalam seminar termasuk aktivitas didalamnya tergantung dengan peserta seminar tersebut. Maka dari itualah peserta perlu sadar akan tugasnya. Nah, berikut ini adalah tugas-tugas dari peserta seminar:

www.pexels.com

    1. Memberikan partisipasinya dalam seminar dan menunjukan solidaritas.
    2. Peserta wajib untuk menjaga suasana seminar ini nyaman dan segar.
    3. Peserta aktif memberikan pendapat maupun usul dan saran kedalam seminar.
    4. Peserta mengajukan sebuah atau beberapa pertanyaan dan meminta dasar dari pendirian seseorang.
    5. Apabila peserta mengajukan keberatan maka ia harus mampu menunjukan contoh dan bukti apabila tidak setuju dengan gagasan atau pendapat peserta lainnya tersebut.
    6. Peserta meminta kesimpulan, berusaha menyimpulkan besama atau mengusulkan kesimpulan dalam seminar.
    7. Peserta wajib dalam mengikuti seminar untuk selalu memusatkan perhatiannya ketika acara tersebut berlangsung.

Masih sejalan dengan tugas pesetra seminar, maka dapat diberitaukan beberapa fungsi dari peserta terseut:

  1. Sebagai penyumbang opini. Dalam menjalankan fungsinya sebagai penyumbang opini atau pendapat ini, peserta harus mempunyai keberanian dalam mengeluarkan pendapat tersebut. Tidak boleh ada perasaan takut akan salah karena memang kesalahan akan muncul kebenaran.
  2. Sebagai Pembantu penyimpulan. Peserta seminar tentunya dapat membantu moderator seminar ketika teryata mengalami kesulitan dalam merumuskan hasil seminar sebagai kesimpulan. Hal ini menjadi hal yang wajib dilakukan sebagai peserta seminar.
  3. Sebagai Penyumbang data. Seminar pastinya akan berharap medapatkan berbagai masukan yang berupa informasi ataupun data yang berguna dalam memecahkan sebuah masalah. Maka dari itulah peserta hendaknya sealu aktif memberikan berbagai data dan informasi ini.  Jikalau memang tidak mempunyai data, maka peserta mampu menunjukan letak dimana data atau infomasi ini bisa diperoleh sehingga akan mudah ditelusuri.
  4. Sebagai pembantu pemandu. Dalam menjalankan tugasnya, moderator bisa saja dibantu oleh peserta seminar. Misalnya sering dilihat ketika moderator tidak mampu meningkatkan gairah serta semangat peserta, maka ia akan meminta bantuan dari peserta yang memang bisa mengambil inisiatif membangkitkan semangat maupun gairah peserta lainnya.
  5. Sebagai penerima hasil keputusan. Fungsi peserta sebagai penerima hasil keputusan ini haruslah disadari sebagai peserta. Hal ini dikarenakan bagaimanapun hasil keputusan seminar, para peserta harus tunduk melakukan semua keputusan ini.
  1. Notulen

Notulen merupakan orang yang terlibat dalam seminar berikutnya yang harus Anda ketahui. Notulen ini merupakan orang yang tugasnya menulis atau mencatat berbagai hal penting selama ativitas seminar berlangsung terutama saat acara inti berlangsung. Nantinya hasil dari catatan pendokumentasian ini akan dipergunakan moderator sebagai pembuat kesimpulan ketika seminar berlangsung. Secara singkat, dapat disebutkan bahwa tugas dari notulen ini adalah mencatat hasil yang telah dicapai, mencatat prosedur seminar hingga proses berjalannya, membantu moderator dalam menyimpulkan dan juga merumuskan hasilnya.

www.pexels.com

  1. Pembawa Acara

Dalam seminar, sebenarnya pembawa acara ini tidak wajib untuk diadakan. Pembawa acara atau MC ini bertugas sebagai orang yang membuka acara seminar, memperkenalkan siapa saja penyaji yang akan memberikan materinya, memperkenalkan moderator dan notulen serta bertugas untuk menutup seminar.  Walaupun memang pembewa acara ini tidak wajib untuk ada dalam seminar, tetapi ia merupakan orang yang memiliki peranan penting dalam seminar karena tugas-tugasnya tersebut.

Jenis-Jenis Seminar Yang Sering Dilakukan Banyak Orang

Informasi A-Z terkait seminar berikutnya yang harus Anda ketahui adalah mengenai jenis-jenis dari seminar. Infomasi ini wajib untuk diketahui oleh semua orang terutama pihak penyelenggara agar mampu menyusun rundown dengan benar sesuai dengan jenis seminar yang benar. Bagi peserta pun mengetahui infomasi seputar jenis-jenis seminar juga merupakan hal penting sebab mampu menentukan dan menyesuaikan diri dengan seminar tersebut. Maka dari itulah informasi penting pembahasan a-z terkait jenis-jenis seminar ini harus disimak dengan baik. Berikut adalah jenis-jenis seminar tersebut:

  1. Motivational Seminar

Jenis pertama dalam seminar ini adalah motivational seminar. Dalam jenis seminar yang satu ini, penyaji akan memberikan materi yang isinya berupa motivasi ataupun dorongan bahkan merupakan provokasi kepada pesertanya untuk melakukan suatu hal yang berhubungan dengan tema yang diambil pada seminar.  Dalam hal ini, penyaji yang dipilih haruslah yang mempunyai kemampuan sangatlah mumpuni karena tidaklah mudah untuk mempengaruhi orang lain terutama dalam jumlah besar sekaligus. Contoh dari motivational seminar ini misalnya adalah seminar yang membahas tips menjadi penguasaha paling ampuh. Dalam seminar ini, para peserta akan didorong dan dimotivasi untuk menjadi penguasaha sukses.

  1. Inspirational Seminar

Inspirational seminar merupakan jenis seminar kedua yang harus Anda ketahui. Pada seminar ini penyaji akan memberikan berbagai bentuk inspirasi kepada peserta yang diambil dari kisah hidupnya sendiri maupun orang lain dengan begitu peserta mampu mengambil pelajaran ataupun berbagai hal penting dalam cerita ini.  Contoh dari inspirational seminar ini misalnya adalah Nick Vujicic yang memberikan seminar Life without limit. Kisah hidup yang ada pada semninar ini mampu memberikan banyak pelajaran bagi para peserta seminar yang menghadirinya.

  1. Educational Seminar

Pada jenis educational seminar ini, terbagi menjadi dua bagian. Berikut adalah dua bagian dari seminar educational ini:

    1. Hard Skill

Hard skill merupakan keterampilan teknis yang dibutuhkan ataupun yang melekat untuk sebuah profesi tertentu. Misalnya saja insinyur mekanik yang mempunyai keterampilan hard skill berupa berkerja dengan mesin-mesin canggih, para progammer yang menguasai teknik memprogram sesuatu dengan baik dan masih banyak lagi. Contoh dari seminar hard skill ini sendiri adalah seminar mengenai perpajakan.

www.pexels.com

    1. Soft Skill

Definisi softskill adalah  pengembangan kecerdasan eq seseorang yang dibutuhkan dalam diri masing-masing manusia agar mampu berkomunikasi, bernegosiasi dan masih banyak lagi. Meskipun dalam seminar motivasi dan juga inspirasi mampu masuk dalam kategori seminar soft skill tetapi soft skill sendiri lebih banyak mempunyai muatan edukasi.  Disini tidak hanya memberikan kenapa dan apa tetapi juga bagaimana untuk yang dibahas dengan tuntas dalam seminar ini. Contoh dari seminar soft skill ini adalah seminar mengenai public speaking, sales mastery dan masih banyak lagi.

Itulah tadi merupakan informasi A-Z terkait seminar yang harus Anda ketahui dan simak dengan baik. Tentunya setiap informasi di atas ini tidak boleh ada yang terlewat untuk disimak. Terlebih lagi yang hendak mengikuti seminar, hendak menjadi penyaji atau moderator atau yang hendak menggelar seminar. Maka dari itulah silahkan simak dengan baik dan pahami betul semua informasi di atas ini ya!

Leave a Reply